
Mengutip BBC, Jumat (13/3/2020), pertandingan di tingkat England Football League (EFL) akan dihentikan sampai 4 April. EFL menaungi tiga divisi di bawah Liga Primer Inggris yaitu Championship Division, League One, dan League Two.
Sebelumnya, sejumlah klub Liga Primer menginstruksikan pemain dan seluruh staf untuk melakukan karantina swadaya (self quarantine). Pertama adalah Arsenal, di mana fasilitas pelatihan di Colney ditutup setelah Pelatih Kepala, Mikel Arteta, positif mengidap virus corona.
"Personel Arsenal yang telah melakukan kontak dengan Mikel Arteta saat ini melakukan isolasi mandiri sesuai dengan panduan pemerintah. Kami memperkirakan jumlahnya cukup banyak, termasuk tim utama dan staf kepelatihan, termasuk beberapa orang dari akademi Hale End," sebut keterangan resmi Arsenal.
Kedua adalah Everton. Klub asal Merseyside tetangga Liverpool ini mengungkapkan seorang pemain tim utama mengalami demam tinggi dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari.
"Sesuai dengan panduan pemerintah, fasilitas pelatihan klub sudah ditutup. Staf, pemain, disarankan untuk tidak datang ke fasilitas klub sampai pemberitahuan berikutnya," tulis keterangan resmi di situs The Toffees.
Ketiga adalah Bournemouth. Mengutip keterangan resmi di situs klub, lima orang pegawai saat ini sedang dalam fase isolasi mandiri setelah menunjukkan gejala yang mirip dengan COVID-19.
"Kiper Arthur Boruc. Bersama dengan empat pemain dan staf, sedang masuk masa isolasi sesuai dengan panduan pemerintah. Saat ini belum ada yang sudah diuji dan positif mengidap virus corona," sebut keterangan resmi Bournemouth.
Hari ini, Liga Primer menggelar rapat untuk menentukan nasib kompetisi. Nasib Liverpool, yang kini nyaman di puncak klasemen, di ujung tanduk jika kemudian Liga Primer memutuskan untuk memutihkan kompetisi. Kalau Liga Primer menempuh langkah serupa dengan EFL, maka Liverpool masih bisa melanjutkan perjalanan menuju gelar juara Inggris pertama dalam 30 tahun.
Akhirnya hasil rapat itu keluar. Liga Primer memutuskan menunda seluruh pertandingan sampai 4 April, sama seperti EFL.
"Kami mendoakan Mikel Arteta dan Callum Husdon-Odoi (gelandang Chelsea) lekas sembuh, demikian pula semua orang yang terinfeksi COVID-19. Ini adalah situasi yang tidak dikehendaki. Kami terus bekerja bersama klub, pemerintah, FA, dan EFL untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan pemain, staf, dan suporter," kata CEO Liga Primer Richard Masters.
Perkembangan ini membuat Liverpool masih punya kans untuk meneruskan langkah menuju trofi Liga Primer. Si Merah tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk sah menjadi yang terbaik di jagat sepakbola Negeri Ratu Elizabeth.
(aji/wed)
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMiaGh0dHBzOi8vd3d3LmNuYmNpbmRvbmVzaWEuY29tL25ld3MvMjAyMDAzMTMxODEzMjUtNC0xNDQ4MDEvbGlnYS1pbmdncmlzLWRpdHVuZGEtbmFzaWItbGl2ZXJwb29sLWFtYW4ta2Fo0gEA?oc=5
2020-03-13 11:21:21Z
52782082047839
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Liga Inggris Ditunda! Nasib Liverpool Aman Kah? - CNBC Indonesia"
Post a Comment