Salah satu ujung tombak Indonesia dalam meraih gelar adalah pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, tergabung dalam Grup A.
Pasangan yang baru mendapat penghargaan sebagai atlet pria terbaik versi federasi bulutangkis dunia (BWF) itu berada satu grup dengan Li Junhui/Liu Yuchen (China), Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark), dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).Pada tahun lalu, Kevin/Marcus gagal lulus dari fase grup setelah kalah dari Petersen/Kolding dan Kamura/Sonoda.
|
|
“Hasil undiannya enggak bagus dan enggak jelek menurut saya. Di ganda putra saat ini, semua bisa saling mengalahkan. Di grup saya ada Li/Liu, Kamura/Sonoda dan Kolding/Petersen yang semuanya bagus,” jelas Kevin dalam rilis resmi PBSI.
“Soal kami menang di pertemuan terakhir dari mereka, tidak bisa dijadikan tolak ukur, kalau udah selesai tanding, kedudukan 0-0 lagi,” sambungnya.
Asisten pelatih ganda putra PBSI, Aryono Miranat, juga mengakui peluang Kevin/Marcus menjuarai Super Series Final tahun ini tidak mudah kendati pasangan andalan Indonesia itu memiliki catatan yang cukup baik bila bertemu pesaing-pesaingnya.“Di ganda putra saat ini memang persaingannya ketat. Di peringkat 1-8, sudah saling mengalahkan. Peluang Kevin/Marcus menghadapi lawan-lawan di grup tetap 50-50, semua lawan cukup berat,” pungkas Aryono. (nva)
Baca Kelanjutannya Kevin Sanjaya: Hasil Undiannya Enggak Bagus dan Enggak Jelek : http://ift.tt/2kZ7MP1Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kevin Sanjaya: Hasil Undiannya Enggak Bagus dan Enggak Jelek"
Post a Comment