Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria tak membantah pihaknya membuka kesempatan bagi pelatih asing maupun lokal untuk menangani Timnas U-19. Yang pasti, calon pelatih tersebut harus memahami Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia).
"Bisa keduanya (asing atau lokal). Yang paling penting dia harus terintegrasi dengan Filanesia ini. Pola latihan tidak boleh keluar dari Filanesia, karena ini menjadi tulang punggung ke event selanjutnya," kata Tisha, Selasa (21/11).Tisha menambahkan, pelatih Timnas U-19 yang baru akan dibebani target di Piala AFC U-19 2018 di Indonesia. Pelatih anyar tersebut juga juga bekerja sesuai program PSSI.
|
|
Sejumlah kandidat pengganti Indra Sjafri pun mulai bermunculan. Namun, yang paling santer adalah Wolfgang Pikal.
Pikal merupakan mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Alfred Riedl. Ia berhasil mengantar Boaz Solossa dkk ke final Piala AFF 2016. Namun, harus puas dengan gelar runner-up setelah kalah dari Thailand di partai puncak.
|
|
"Sampai saat ini saya belum pasti menangani Timnas Indonesia U-19. Saya masih tunggu kabar saja," kata Wolfgang saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com via telepon, Selasa (21/11) sore. (jun)
Baca Kelanjutannya PSSI Buka Peluang Pelatih Asing Tangani Timnas Indonesia U-19 : http://ift.tt/2hJ4Z7ABagikan Berita Ini
0 Response to "PSSI Buka Peluang Pelatih Asing Tangani Timnas Indonesia U-19"
Post a Comment