Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Italia bakal bersua Swedia pada laga fase play-off kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Italia terlebih dahulu akan melakoni laga tandang menghadapi Swedia pada leg pertama.
Manajer Timnas Italia yang hadir pada drawing di Zurich, Selasa (16/10) siang waktu setempat, Gabriele Oriali, mengatakan bahwa Swedia bukan lawan mudah bagi Italia. Oriali mewakili Italia menggantikan pelatih Gli Azzurri, Giampiero Ventura, yang absen pada undian tersebut.
“Takdir mempertemukan kami dengan Swedia. Seharusnya bisa lebih baik lagi, tapi kami menerimanya. Kami adalah Italia dan memiliki tradisi. Kami optimistis meski lawannya sulit,” terang Oriali kepada Sky Sport.
Bagi Oriali, Swedia bukan lawan sembarangan. Mereka bisa melalui fase play-off setelah berada di grup sulit bersama Perancis dan Belanda. Skuat tersebut bahkan membuatnya kagum karena berhasil menyingkirkan Belanda.
 Swedia mampu ke fase play-off kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah menyingkirkan Belanda. (FAFP PHOTO / JONATHAN NACKSTRAND)
|
“Ini bukan hasil drawing yang mudah, tapi terpenting bagi kami adalah bisa mencapai target. Sempat satu grup bersama Spanyol, kami menginginkan lolos minimal di fase play-off.” “Kami juga berharap agar para pemain yang mengalami cedera segera kembali bergabung. Masih ada waktu dan semoga semua pemain dalam kondisi terbaik,” terang Oriali.
 Timnas Italia bakal bersua Swedia di fase play-off Piala Dunia 2018 zona Eropa. (Reuters / Eric Gaillard)
|
Beberapa pemain Italia masih menjalani proses pemulihan dari cedera. Mereka adalah Andrea Belotti, Daniele De Rossi, Marco Verratti, Lorenzo Pellegrini, dan Claudio Marchisio. “Kami berharap sebanyak mungkin pemain segera sembuh dari cedera,” ucap Oriali.
Italia harus berjuang lolos ke Piala Dunia 2018 melalui fase play-off, mengulang 20 tahun silam.
Terakhir kali Italia ke Piala Dunia lewat babak play-off adalah pada tahun 1998. Ketika itu Italia kalah bersaing dengan Inggris di Grup 2 kualifikasi Piala Dunia 1998.
Bertemu dengan Rusia di babak play-off pada akhir 1997, Italia harus bersusah payah menghadapi perlawanan Rusia. Setelah bermain imbang 1-1 di laga perdana yang berlangsung di Moskow dalam guyuran salju, Italia memenangi laga kedua di Napoli berkat gol Pierluigi Cashiragi. (bac)
Let's block ads! (Why?)
Baca Kelanjutannya 'Swedia Bukan Lawan Mudah Timnas Italia' : http://ift.tt/2ggFny6
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Ezra Walian Janji Bawa Timnas Indonesia Raih Perunggu
Arby Rahmat , CNN Indonesia
Senin, 28/08/2017 15:06 WIB
Ezra Walian siap membawa Timnas Indonesia m… Read More...
5 Fakta Menarik Usai Valentino Rossi Rebut Start ke-300Valentino Rossi meraih podium GP Inggris, Minggu (27/8), pada balapan Sirkuit Silverstone. Pencapaia… Read More...
Gavin Berang Terkena Lemparan Petasan Suporter MalaysiaPemain belakang Timnas Indonesia U-22, Gavin Kwan Adsit, berang dengan aksi suporter Malaysia pada l… Read More...
Bima: Timnas Indonesia Lupakan Kekalahan dari Malaysia
Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22, Bima Sakti, percaya skuat Merah Putih akan tampil fokus lawa… Read More...
Hendra Soal Rekornya Disalip Liliyana: Tidak MasalahPebulutangkis veteran Indonesia, Hendra Setiawan, tidak masalah rekor gelar juara dunianya disalip o… Read More...
0 Response to "'Swedia Bukan Lawan Mudah Timnas Italia'"
Post a Comment