Djazuli mengatakan pihaknya diberikan tugas untuk menyiapkan infrastruktur, sarana prasarana, termasuk menyiapkan masyarakat untuk bisa menjadi tuan rumah yang ramah bagi para tamu yang hadir ke Palembang di Asian Games 2018 mendatang. Ia mengakui saat ini Palembang masih terkesan berantakan terutama menyoal kondisi jalanan yang rusak dan tingkat kemacetan yang cukup tinggi.
"Kalau kita lihat kekurangan ada di beberapa titik, tapi Insya Allah kurang lebih jelang 100 hari menuju Asian Games ini kami, Kota Palembang dan Pemprov Sumsel (Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan) akan menuntaskan apa yang jadi PR [pekerjaan rumah] kami. Mungkin masalah taman kota, kemacetan itu bagian dari dampak pembangunan."
"Insya Allah, sesuai target dari Pak Gubnerur (Alex Noerdin), per Agustus semua (pembagunan) harus sudah selesai. Tidak boleh lagi ada pembangunan setelah Juli apalagi saat Asian Games," sebut Djazuli di Palembang, Jumat (4/5).
Venue cabang olahraga dayung Asian Games 2018 di Palembang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
"LRT mempercepat akses bandara ke venue supaya tak ada kendala. Untuk jalan di bagian bawah (LRT) akan kami siapkan semua. Waktu Asian Games semua sudah siap. Venue sudah siap, tinggal penyelesaian akhir, penataan kawasan tapi itu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk diselesaikan," ujar Djazuli. (bac)
Baca Kelanjutannya Palembang Setop Membangun Mulai Agustus Jelang Asian Games : https://ift.tt/2wfs8bOBagikan Berita Ini
Venue cabang olahraga dayung Asian Games 2018 di Palembang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
0 Response to "Palembang Setop Membangun Mulai Agustus Jelang Asian Games"
Post a Comment