Juru taktik asal Spanyol itu pun mengatakan sempat sulit meyakinkan Mbappe untuk tetap berada di kompetisi Perancis. Namun, Emery lega berhasil melobi striker muda berbakat tersebut untuk merapat bersama Les Parisiens.
PSG memang sudah sejak lama mengincar Mbappe yang sebelumnya memperkuat AS Monaco. Sejumlah langkah diupayakan pihak klub untuk mendapatkan bomber itu meski sangat sulit.
"Ketika saya bertemu dia [Mbappe] dan ayahnya di rumahnya, pemain itu ingin sekali bergabung ke Madrid atau Barca. Kemudian pihak klub dan saya mengatakan bahwa ia perlu untuk tetap berada di Perancis," terang Emery dikutip daro AS.
Foto: Reuters / Christian HartmannUnai Emery mengatakan perlu upaya keras saat meyakinkan Kylian Mbappe bergabung ke PSG. ( |
"Biasanya tipe pemain Perancis 18 tahun seperti ini selalu meninggalkan Perancis. Jadi, negeri ini harus bangga memiliki Mbappe di PSG," ungkap Emery.
Dalam kesempatan itu, Unai Emery mengakui sempat kesulitan beradaptasi dengan kebiasaan di Perancis saat awal-awal menangani Les Parisiens."Tim PSG merupakan cerminan dari masyarakat Perancis dan Paris. Orang-orang Perancis biasanya cukup mengutamakan keseimbangan dan senioritas yang mana itu tidak mudah karena kepribadian Perancis tidak seperti ini."
"Saya tiba dan sempat mencoba melakukan sesuatu dengan kebiasaan seperti yang saya lakukan seperti di Sevilla dulu. Setelah itu saya yang beradaptasi karena tim ini tidak terbiasa dengan level agresif saya," ucap Emery. (bac) Baca Kelanjutannya Emery Ungkap Mbappe Sempat Ingin ke Madrid atau Barcelona : https://ift.tt/2rnTZRqBagikan Berita Ini
Foto: Reuters / Christian Hartmann
0 Response to "Emery Ungkap Mbappe Sempat Ingin ke Madrid atau Barcelona"
Post a Comment