Bhayangkara FC yang juga menjadi representasi klub baru sukses mengakhiri musim dengan meraih juara Liga 1. Selain The Guardians, ada nama-nama macam Bali United dan Madura United yang sukses menempati posisi lima besar.
Dua klub itu pula yang bakal mewakili Indonesia berlaga di kompetisi antarklub level Asia. Serdadu Tridatu bakal tampil di Liga Champions Asia, sedangkan Persija akan bermain di Piala AFC.
Bali United dan Persija yang berada di posisi kedua serta keempat tampil di kompetisi Asia karena sudah lolos verifikasi terkait Lisensi Klub AFC.Salah satu fakta lainnya di Liga 1 musim lalu adalah keberadaan pelatih asing yang menambah panas persaingan di Liga 1. Setidaknya lima besar kompetisi kasta tertinggi didominasi klub-klub arahan pelatih ekspatriat.
Hanya nama Widodo Cahyono Putro, satu-satunya pelatih lokal yang mengantarkan Bali United di persaingan papan atas. Sisanya adalah nama-nama asing.
Sebut saja Bhayangkara FC sukses juara bersama sang juru taktik asal Inggris, Simon McMenemy. Begitu pula PSM Makassar mampu meraih peringkat ketiga berkat tangan dingin Robert Rene Alberts.
Di posisi keempat ada Macan Kemayoran yang menikmati efek positif hasil racikan Stefano 'Teco' Cugurra. Terakhir ada Madura United yang dipimpin Mario Gomes de Olivera.
Menarik untuk membahas sejumlah nama itu terkait rekam jejak mereka. Tiga pelatih yakni McMenemy, Rene Alberts, dan Teco, sudah malang melintang di Asia Tenggara selain berkarier di kompetisi Indonesia.
McMenemy misalnya, pernah menjajal kompetisi di Vietnam dan Filipina. Pelatih 40 tahun itu bahkan pernah menangani Timnas Filipina dan membawa tim itu ke semifinal Piala AFF 2010 untuk kali pertama.
|
|
Teco juga pelatih yang memiliki segudang pengalaman sebagai juru racik tim di kompetisi Thailand. Pelatih asal Brasil itu pernah melatih Chiangrai United, Phuket, Osotspa Samut Prakan, dan Royal Navy.
|
|
Juru taktik asal Argentina itu boleh dibilang sangat bersinar di klub Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim. Ia pernah membantu mengangkat prestasi Harimau Selatan juara.
Yang lebih fenomenal lagi, Roberto Carlos mampu membawa Johor Darul Ta'zim juara Piala AFC 2015. Itu merupakan sejarah bagi klub Malaysia yang juara kompetisi kasta kedua antarklub Asia.
|
|
Roberto Carlos tidak sendiri. Ia ditemani mantan pemain Pusamania Borneo FC, Fernando Soler, sebagai asisten pelatih di Maung Bandung.
Soler yang sudah fasih berbahasa Indonesia akan menjalankan perannya menjadi penghubung komunikasi antara para pemain dan pelatih. Ia juga akan membantu Roberto Carlos mengenalkan kultur kompetisi nusantara.
Selain pelatih 60 tahun, satu lagi nama pelatih asing yang akan meramaikan peta persaingan di Liga 1. Ia adalah Peter Butler, pelatih asal Inggris yang juga diklaim manajemen sepakat bergabung ke Persipura Jayapura. (bac) Baca Kelanjutannya Roberto Carlos Datang, Kompetisi Pelatih Asing Liga 1 Memanas : http://ift.tt/2l3MGyEBagikan Berita Ini
0 Response to "Roberto Carlos Datang, Kompetisi Pelatih Asing Liga 1 Memanas"
Post a Comment