Para pemuda tersebut sudah lolos seleksi yang digelar sejak tiga bulan lalu. Demikian yang disampaikan Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda, Mulyadi Adnan.
"Pada 1 November, sebagian peserta dari setiap provinsi sudah masuk ke kota Sawah Lunto. Sisanya datang pada 15 November," ucap Mulyadi."Tuan rumahnya adalah provinsi Sumbar. Dengan berbagai pertimbangan, dipilih kota Sawah Lunto. Kota ini adalah kota bersejarah," ucapnya menambahkan.
Mulyadi membeberkan, dana penyelenggaraan JPI kali ini mencapai kurang dari Rp170 juta. Anggaran ini dialokasikan untuk pembekalan selama tiga hari, transportasi, dan acara keseluruhan.
"Jadi anggaran yang kami keluarkan kecil saja. Dan anggaran ini dikhususkan untuk pemuda," katanya menambahkan.
Sementara itu Muhammad Ramdhan Ulayo selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Purna Prakarya Muda Indonesia (DPP PPMI) menegaskan bahwa acara tersebut berbeda dari acara kepemudaan Kemenpora lainnya.
"Kami lebih cenderung pada program persatuan Indonesia. Kami belajar bagaimana transformasi budaya, sehingga program ini benar-benar membedakan dengan program pemuda lain," ujar Ramdhan."Bayangkan. Budayanya orang Ambon, Batak, dan Jawa, disatukan dalam satu tenda. Ini program yang perlu terus dipertahankan," ujarnya lagi. (jun)
Baca Kelanjutannya Jambore 2017 Libatkan 544 Pemuda Indonesia : http://ift.tt/2iJU1PlBagikan Berita Ini
0 Response to "Jambore 2017 Libatkan 544 Pemuda Indonesia"
Post a Comment