Dua kekalahan dalam tiga laga terakhir, menghadirkan tekanan lebih besar buat Liverpool jelang lawan Chelsea. Tapi itu bukan sesuatu yang asing buat Liverpool.
Liverpool menelan dua kekalahan dari tiga pertandingan terakhirnya. 'Si Merah' takluk 0-1 dari Atletico Madrid di Liga Champions, lalu tumbang 0-3 dari Watford di Liga Inggris akhir pekan kemarin.
Hasil-hasil itu membayangi Liverpool jelang menghadapi Chelsea di Stamford Bridge, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB, pada laga babak kelima Piala FA. Anak-anak Merseyside mesti memikul beban ekstra di laga yang sulit, di hadapan pendukung lawan.
Manajer Liverpool Juergen Klopp menyadari ada tantangan besar dan berbeda dibandingkan Watford lalu. Tim arahan Frank Lampard itu gemar menguasai bola dan butuh diwaspadai.
Tapi soal tekanan, Klopp percaya diri timnya sudah tahu bagaimana mengatasinya.
"Chelsea adalah tim yang gemar memainkan bola dan dari sudut pandang mengumpan, merupakan salah satu tim yang sangat-sangat top. Kami perlu menemukan solusi untuk hal itu. Ini akan jadi tantangan yang berbeda," ungkapnya.
"Kami adalah Liverpool. Kami selalu dalam tekanan dan kami selalu diharapkan untuk unjuk gigi. Saya tak tahu apakah Chelsea akan melakukan perubahan, tapi itu akan tetap merupakan tim yang berpengalaman."
"Ini babak 16 besar Piala FA dan kami ingin lolos. Itu rencananya," imbuh Klopp seperti dikutip BBC.
Simak Video "Turunkan Skuad U-23, Liverpool Bungkam Shrewsbury Town 1-0"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/rin)
https://news.google.com/__i/rss/rd/articles/CBMiZmh0dHBzOi8vc3BvcnQuZGV0aWsuY29tL3NlcGFrYm9sYS9saWdhLWluZ2dyaXMvZC00OTIzNTE5L2xpdmVycG9vbC1zdWRhaC10ZXJiaWFzYS1iZXJhZGEtZGFsYW0tdGVrYW5hbtIBAA?oc=5
2020-03-03 08:04:31Z
52782066531350
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Liverpool Sudah Terbiasa Berada dalam Tekanan - detikSport"
Post a Comment