Kondisi Salah menjelang Piala Dunia belum dapat dipastikan lantaran cedera bahu yang dialami pada final Liga Champions 2018, Minggu (27/5).
"Sekarang saya merasa lebih baik. Saya berharap dapat bermain di pertandingan pertama menghadapi Uruguay, tapi itu tergantung dari apa yang saya rasa," ucap Salah kepada Marca.
Untuk saat ini Salah tidak merasa ada tekanan dari suporter Mesir, karena para pendukung hanya ingin melihat tim asuhan Hector Cuper berada di Piala Dunia setelah kali terakhir tampil di ajang prestisius tersebut pada 1990.
Mohamed Salah menjadi pemain bintang Mesir di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Arnd Wiegmann)
|
"Orang-orang sekarang bisa berkata 'oke, kami tampil di Piala Dunia'. Tapi buat saya tidak seperti itu, kami ingin menciptakan sejarah, meraih sesuatu yang berbeda," kata pemain Liverpool.
"Di kepala saya tekanan adalah meraih sesuatu yang berbeda dari apa yang telah kami lakukan . Tidak hanya berada di sana, bermain tiga laga dan mengucapkan terima kasih. Bukan itu yang ada di kepala saya," sambung Salah.
Dalam dua kesempatan terdahulu, Piala Dunia 1934 dan 1990, Mesir tidak mampu melalui fase grup.
Pada Piala Dunia 2018, Mesir berada di Grup A bersama Uruguay, Arab Saudi, dan tuan rumah Rusia. Jika mampu menempati peringkat dua besar, Mesir berpeluang menghadapi salah satu di antara dua negara kuat dari Grup B, Spanyol dan Portugal.
"Ya bisa jadi kami akan menghadapi Spanyol dan Portugal. Semoga. Mereka memiliki tim yang hebat dan akan sangat sulit menghadapi mereka. Tapi Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi," tukas Salah. (nva)
Baca Kelanjutannya Salah Ingin Main di Laga Pertama Mesir pada Piala Dunia 2018 : https://ift.tt/2Mei6LZBagikan Berita Ini
0 Response to "Salah Ingin Main di Laga Pertama Mesir pada Piala Dunia 2018"
Post a Comment