Boaz Solossa dkk menyerah 0-1 saat menjamu Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu (18/11). Gol kemenangan Suriah dicetak Mouhamad Anez pada menit ke-84.
Kekalahan atas Suriah U-23 menjadi penanda mandulnya lini serang Indonesia saat menghadapi tim di luar negara kawasan Asia Tenggara di sepanjang 2017.Sebelumnya, Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Puerto Rico di bulan Juni. Kemudian, skuat arahan Luis Milla juga ditahan imbang Fiji dengan skor 0-0 pada September lalu.
|
|
Indonesia hanya mampu menang pada laga uji coba ketika menghadapi lawan asal Asia Tenggara. Yakni, saat melawan Kamboja, tim yang berada di bawah level Indonesia.
Indonesia dua kali menang atas Kamboja baik saat berstatus sebagai tim tamu maupun tuan rumah. Tim Merah Putih menang 2-0 saat berlaga di Phnom Penh dan kembali meraih kemenangan saat menjamu Kamboja di Bekasi dengan skor 3-1.
Keputusan pelatih Luis Milla untuk melibatkan banyak pemain U-23 di skuat senior cukup memengaruhi kekuatan tim senior. Namun, kebijakan ini diambil demi memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2017 pada Agustus lalu.
|
|
Hasilnya, Timnas U-23 kalah 2-3 dari Suriah U-23. Timnas level senior pun ternyata tak sanggup menang atas Suriah U-23. Boaz Solossa dkk menyerah 0-1 atas Suriah U-23.
Menarik dinanti apakan tim senior Indonesia bisa memecahkan kebuntuan saat menghadapi Guyana yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/11).Beda dengan laga melawan Suriah, pertandingan uji coba melawan Guyana disebut bakal masuk dan tercatat secara resmi di jadwal FIFA. (jun)
Baca Kelanjutannya Timnas Indonesia 'Mandul' Lawan Tim di Luar Asia Tenggara : http://ift.tt/2z0HygTBagikan Berita Ini
0 Response to "Timnas Indonesia 'Mandul' Lawan Tim di Luar Asia Tenggara"
Post a Comment