Marcus/Kevin yang berstatus sebagai unggulan pertama bisa mengungguli rivalnya, Boe/Morgensen, dengan skor 21-19 dan 21-11. Ganda putra andalan Denmark ini dianggap tampil emosional sehingga bermain di bawah performa.
Ganda Indonesia sempat tertinggal 10-11 di interval game pertama. Namun, Marcus/Kevin berhasil bangkit dan menutup set pertama dengan kemenangan 21-19.Pertandingan ketat terus berlangsung di awal game kedua, namun Marcus/Kevin sukses mengendalikan permainan dan mengakhiri laga dengan skor telak, 21-11.
|
|
"Game pertama cukup ketat. Tapi kami berusaha untuk tetap fokus. Perolehan poin juga cukup dekat sampai 20-19, tapi kami masih bisa mengatasi hal tersebut," kata Marcus dalam laman resmi PBSI.
"Di game kedua sepertinya lawan tampil tertekan, sehingga mudah bagi kami untuk mengatasinya dan terus menekan mereka. Mereka juga sepertinya emosi karena mereka mainnya enggak enak dan banyak mati sendiri," sambung Marcus.
Dua pasangan ini memang terbilang sebagai musuh bebuyutan di ajang super series. Sejauh ini Kevin/Marcus masih tertinggal 3-4 dari Boe/Mogensen.
|
|
Marcus/Kevin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses meraih gelar juara di China Open 2017. Para pebulutangkis lainnya tak ada yang berhasil lolos ke final. (jun)
Baca Kelanjutannya Marcus/Kevin Nilai Wakil Denmark Tampil Emosi di China Open : http://ift.tt/2B1FXZCBagikan Berita Ini
0 Response to "Marcus/Kevin Nilai Wakil Denmark Tampil Emosi di China Open"
Post a Comment