"Banyak yang harus dievaluasi dari kami berdua. Harus latihan lagi. Pertama memang mereka bagus mengontrol kami. Tapi yang paling mencolok adalah kami banyak melakukan kesalahan sendiri," terang Ahsan seperti dikutip dari rilis resmi PBSI.
|
|
Angka di papan skor menunjukkan kondisi di lapangan yang sebenarnya. Marcus dan Kevin mengakui gim pertama lebih mudah dilalui dibanding gim kedua.
"Awal-awal mereka belum panas banget, sementara kami sudah lebih siap. Jadi kami tekan duluan. Kami terus jaga poin jangan mati sendiri dan lebih fokus. Di gim kedua mereka mempercepat permainan dan ada tekanan sedikit dari mereka,” jelas Marcus.
|
|
Pertandingan pamungkas antara Marcus/Kevin dan Boe/Mogensen menjadi final ideal karena keduanya merupakan pasangan peringkat satu dan dua dunia yang juga menjadi unggulan teratas dalam turnamen China Open 2017.
Dalam enam pertemuan sebelumnya, Boe/Mogensen berhasil menang empat kali dan dua sisanya menjadi milik Marcus/Kevin. Perjumpaan terakhir di semifinal Jepang Open (23/9), pebulutangkis pelatnas PBSI itu menang 21-15 dan 21-14. (nva) Baca Kelanjutannya Marcus/Kevin Jumpa Boe/Mogensen di Final China Open 2017 : http://ift.tt/2mDYM2cBagikan Berita Ini
0 Response to "Marcus/Kevin Jumpa Boe/Mogensen di Final China Open 2017"
Post a Comment