Melalui siaran langsung televisi, pemirsa menyaksikan aksi-aksi anak asuh Indra Sjafri sambil ditemani suara pembawa acara olahraga bernama Valentino Simanjuntak.
Beberapa pilihan diksi, kata dan frasa yang tidak lazim digunakan Valentino di sepanjang laga. Ucapan-ucapan yang unik dan janggal darinya pun menuai perhatian serta menimbulkan pro-kontra.
|
|
Sementara yang tidak sependapat dengan gaya Valentino juga menghiasi kolom komentar, seperti yang ditulis Asvina Zahira Lupat, "Komentatornya berlebihan. Siapa bilang orang Asia lain takut? Nasib kita tidak tahu. Buat malu saja. Merendah diri saja lebih baik."
[Gambas:Instagram]
Mengenai ragam komentar termasuk kritik mengenai dirinya, komentator yang mempopulerkan kata 'jebret' itu menanggapinya dengan santai. Valentino mengungkapkan dirinya tampil dengan mengutamakan ciri khas yang didukung riset.
"Poinnya saya membawakan itu dengan gaya saya yang dibarengi sama research market penonton kita dari gender, usia, dan habit dan diamini oleh stasiun TV. Jadi kalau ada respons ini itu, bagi saya itu sebuah keberhasilan malahan," jelas Valentino kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/9).
"Kalau tidak berhasil, sekarang tidak mungkin semua media anonim sama media besar kontak saya," tambahnya.
Beberapa contoh kata tidak biasa yang ia lontarkan saat pertandingan berlangsung antara lain 'tendangan LDR', 'aksi 378', 'umpan membelah lautan', 'tendangan tanpa amnesti' dan lain sebagainya. </span> (nva/jun)
Baca Kelanjutannya Valentino 'Jebret' Respons Kritik Siaran Timnas Indonesia : http://ift.tt/2gRZ177Bagikan Berita Ini
0 Response to "Valentino 'Jebret' Respons Kritik Siaran Timnas Indonesia"
Post a Comment