Sebelum kompetisi bergulir, wacana regulasi pengunaan pemain U-23 menuai protes. Namun, akhirnya seluruh kontestan Liga 1 sepakat demi membangun kekuatan Timnas Indonesia di SEA Games 2017.
Regulasi U-23 tersebut sempat ditangguhkan sejak 3 Juli sampai 30 Agustus 2017. Hal ini sempat menuai kecaman karena dianggap sebagai keputusan inkonsisten.
Skuat Garuda Muda sendiri akhirnya gagal mendulang target emas di SEA Games 2017. Evan Dimas Darmono dkk hanya mampu meraih medali perunggu sementara emas kembali digaet Thailand.
|
Timnas Indonesia hanya mampu meraih perunggu di SEA Games 2017. |
Kuota lima pergantian pemain yang semula diberlakukan karena regulasi U-23, kembali diubah seperti sedia kala, yakni tetap dibatasi hanya tiga pemain saja.
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria berharap para pemain muda yang sempat menjadi pemain reguler bisa tetap bersaing di skuat utama.
"Sepanjang si pemain mampu menunjukkan potensi dan kapasitasnya, tentu pelatih tidak akan ragu untuk menurunkan pemain terbaiknya," kata Ratu Tisha dalam situs resmi PSSI.
"Ya, kita harapkan pemain muda punya semangat dan motivasi yang kuat agar bisa tampil. Klub pun pasti memikirkan regenerasi pemainnya," tambah Tisha. </span> (jun)
Baca Kelanjutannya Usai Gagal di SEA Games 2017, PSSI Hapus Regulasi U-23 : http://ift.tt/2vHX0wMBagikan Berita Ini
0 Response to "Usai Gagal di SEA Games 2017, PSSI Hapus Regulasi U-23"
Post a Comment