Dilansir dari Utusan, Presiden Federasi Sepak Takraw Asia (ASTAF) Datuk Abdul Halim Kader mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan tegas atas sikap Indonesia.
Adul Kader mengatakan Indonesia sudah melanggar peraturan pasal 15.3 Undang-undang oermainan sepak takraw dan peraturan pasal 9.7 Technical Handbook yang dikeluarkan Masoc (Panitia penyelenggara SEA Games Malaysia).
"Tindak itu perlu dipertanggungjawabkan. Bentuk sanksi dan hukumannya masih akan dilihat berdasarkan laporan tertulis dari laporan wasit yang memimpin jalannya pertandingan," ucap Abdul Kader yang berkewarganegaraan Malaysia itu, Senin (21/8).
|
|
Abdul Kader yang juga menjabat sebagai Sekjen ISTAF menambahkan, seharusnya Indonesia terlebih dahulu mengajukan diri untuk melihat ulang tayangan video saat melakukan protes terhadap keputusan wasit. Bukan dengan menghentikan pertandingan dan meninggalkan lapangan begitu saja.
Selain Indonesia, tim beregu putra sepak takraw Kamboja juga memilih walkout dari pertandingan. ISTAF sendiri tidak akan mengambil tindakan apapun untuk kasus tersebut.
Menurut Abdul Kader, sejak hari pertama pertandingan melawan Thailand, Kamboja sudah menyatakan keinginan untuk tidak tampil lantaran masalah teknis yang tidak dapat diatasi. </span> (har)
Baca Kelanjutannya Sepak Takraw Indonesia Terancam Sanksi Usai Pilih Walkout : http://ift.tt/2uXK4XmBagikan Berita Ini
0 Response to "Sepak Takraw Indonesia Terancam Sanksi Usai Pilih Walkout"
Post a Comment