Teco senang pemain Persija mematuhi instruksinya untuk konsentrasi menyerang sampai menit terakhir dan bertahan dengan organisasi yang bagus.
Kendati demikian, pelatih asal Brasil itu sangat menyayangkan cara bermain Song Lam. Klub asal Vietnam itu cenderung bermain bertahan guna mengincar satu poin di kandang lawan. Terlebih lagi, kiper Song Lam Le Quang Dai kerap mengulur waktu dengan terbaring di lapangan."Lawan datang bukan untuk bermain bola. Setiap ada tembakan, kiper [lawan] pegang bola dan pertandingan berhenti, dia tidak mau bangun," ujar Teco saat konferensi pers usai pertandingan.
Marko Simic gagal mencetak gol dalam pertandingan melawan Song Lam. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Kami bermain bagus, mencetak satu gol sudah cukup. Poin kami sama dengan mereka," Teco menuturkan.
Tidak hanya menyanjung kinerja timnya, pelatih 43 tahun itu juga memuji Addison yang menjadi pahlawan kemenangan timnya.
Kiper Song lam dianggap sering membuang-buang waktu. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Saya tahu kualitas Addison. Kami diskusi waktu latihan, kami tahu tim Vietnam bertahan, kami sering berbicara saat di babak kedua," ucap Teco.
"Addison punya tenaga, dan tim Vietnam sedikit kelelahan serta belum siap jaga dia. Dia membuat perubahan, dia main bagus, bisa cetak gol, dan kami menang. Kami dapat tiga poin dari dia, saya berterima kaih kepada Addison," ujar Teco menambahkan. (sry) Baca Kelanjutannya Teco: Song Lam Datang Bukan untuk Main Bola : http://ift.tt/2HxDHMgBagikan Berita Ini
Marko Simic gagal mencetak gol dalam pertandingan melawan Song Lam. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Kiper Song lam dianggap sering membuang-buang waktu. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
0 Response to "Teco: Song Lam Datang Bukan untuk Main Bola"
Post a Comment