Di kota inilah, Yuri Alekseyevich Gagarin, menjadi manusia pertama yang berhasil terbang selama 108 menit ke luar angkasa dengan pesawat roket Vostok 1.
Untuk memeringati keberhasilan Gagarin terbang ke luar angkasa, pemerintah Rusia membangun Samara Space Museum. Ditandai dengan monumen setinggi 68 meter dan 20 ton dari roket pembawa Soyuz atau rangkaian pesawat ruang angkasa yang dirancang Uni Soviet pada tahun 1960-an.Selain itu, Samara juga punya daya tarik lewat sungai nan indah di kawasan Volga. Sungai ini memiliki lebar hampir 2 kilometer dan menjadi sumber inspirasi bagi para penyair dan seniman selama berabad-abad. Sungai ini pun diklaim sebagai sungai terbesar di Eropa.
Kondisi Stadion Samara Arena yang tengah dibangun tahun 2017. (AFP PHOTO/Mladen ANTONOV) |
Pada tahun 1916, Boris Pasternak, penyair Rusia, novelis dan pemenang Hadiah Nobel, pernah menulis: "Samara adalah yang terbaik, yang paling berdosa, paling elegan, dan paling nyaman di Moskow, dipotong dari kota dan ditransplantasikan di tepi sungai. Volga."
Siapa sangka kota yang berjarak cukup jauh dari ibu kota Rusia, Moskow, sekitar 1.057 kilometer ini, pernah menjadi ibu kota kedua selama Perang Dunia ke II. Semua departemen pemerintahan dan korporasi diplomatik dievakuasi dari Moskow ke Samara.
Penduduk Rusia bakal mendukung penuh timnas Rusia di Piala Dunia 2018. (REUTERSSergio Perez) |
Sementara babak 16 besar juga akan dihelat di Samara pada 2 Juli. Lima hari berselang dilanjutkan sebagai venue perempat final pada 7 Juli.
Jadwal pertandingan Piala Dunia 2018 di Cosmos Arena:
17 Juni: Kosta Rika vs Serbia
21 Juni: Denmark vs Australia
25 Juni: Uruguay vs Rusia
28 Juni: Senegal vs Kolombia
2 Juli: 16 Besar
7 Juli: Perempat Final (syr/jun)
Bagikan Berita Ini
Kondisi Stadion Samara Arena yang tengah dibangun tahun 2017. (AFP PHOTO/Mladen ANTONOV)
Penduduk Rusia bakal mendukung penuh timnas Rusia di Piala Dunia 2018. (REUTERSSergio Perez)
0 Response to "Samara, Kota Dirgantara yang Siap Menyambut Piala Dunia 2018"
Post a Comment