Tim putra Indonesia berhasil merebut gelar Kejuaraan Beregu Asia 2018 setelah mengalahkan China 3-1 pada laga final yang berlangsung di Stadion Sultan Abdul Halim, Kedah, Malaysia, Minggu (11/2). Sementara Tim Bulutangkis Putri Indonesia harus menyerah 0-3 dari Jepang di semifinal, Sabtu (10/2).
Kendati begitu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, tetap memberikan apresiasi kepada setiap atlet yang berjuang di sana."Total untuk putra dan putri kami siapkan bonus Rp5 miliar, nanti PBSI yang akan mendistribusikan kepada semua tim. Dan ini tradisi baru, makanya jangan dibandingkan," kata Imam kepada para atlet dan ofisial tim bulutangkis yang menyambangi Kemenpora.
Hendra Setiawan/Rian Agung jadi penentu kemenangan tim putra Indonesia atas China. (Dok PBSI) |
Sementara itu, Sekjen PBSI dan Ketua Kontingen Indonesia di Kejuaraan Asia 2018, Achmad Budiharto, menilai bonus dari Kemenpora sangat positif dan bisa jadi motivasi tambahan bagi para atlet. Bonus tersebut diharapkan juga menginspirasi cabang olahraga yang lain untuk berprestasi di level Asia.
Selanjutnya tim bulutangkis putra dan putri akan mengikuti dua turnamen penting, yakni Piala Thomas-Uber pada Mei mendatang dan Asian Games 2018 yang akan digelar pada Agustus.
Tim putri Indonesia terhenti di semifinal Kejuaraan Beregu Asia. (Dok. Humas PBSI) |
"Setelah itu baru akan kami tentukan untuk penyusunan tim inti. Kurang lebih tidak ada yang banyak berubah," ujar Budi. (jun/nva)
Baca Kelanjutannya Tim Bulutangkis Indonesia Diguyur Bonus Rp5 Miliar : http://ift.tt/2CeQwrNBagikan Berita Ini
Hendra Setiawan/Rian Agung jadi penentu kemenangan tim putra Indonesia atas China. (Dok PBSI)
Tim putri Indonesia terhenti di semifinal Kejuaraan Beregu Asia. (Dok. Humas PBSI)
0 Response to "Tim Bulutangkis Indonesia Diguyur Bonus Rp5 Miliar"
Post a Comment