Vinales pindah ke Yamaha pada musim 2017 setelah dua tahun memperkuat Suzuki dan langsung menjadi salah satu favorit juara dunia MotoGP musim lalu. Vinales meraih tiga kemenangan dari lima balapan awal, namun kemudian bermasalah dengan motor M1.
Vinales mengakhiri musim di peringkat tiga, unggul atas Rossi yang finis posisi lima setelah mengalami cedera patah kaki.Dalam wawancara dengan Autosport, Vinales mengaku senang musim pertamanya bersama Yamaha tidak diwarnai perselisihan dengan Rossi. Pebalap 22 tahun itu awalnya memprediksi sulit menjadi rekan setim The Doctor.
|
|
Sejumlah pihak sempat memprediksi Vinales dan Rossi akan berselisih, sama seperti ketika Jorge Lorenzo masih memperkuat Yamaha. Terlebih, Vinales menunjukkan tanda-tanda menjadi calon juara dunia MotoGP pada awal musim 2017.
|
|
“Ketika sepeda motor bekerja dengan baik, saya dan Rossi sama-sama meraih hasil bagus. Saya tidak menyalahkan Yamaha. Tim selalu memberi saya 100 persen, itu tidak berubah,” ucap Vinales.
Mengevaluasi hasil musim 2017, Vinales menganggap Honda dan Ducati mampu mengembangkan sepeda motor lebih baik di paruh kedua musim.“Menurut saya kegagalan musim lalu setengahnya karena Honda dan Ducati bekerja dengan baik, dan setengah lainnya karena kami,” ujar Vinales. (ptr)
Baca Kelanjutannya Vinales Lega Tidak Cekcok dengan Rossi : http://ift.tt/2B39QscBagikan Berita Ini
0 Response to "Vinales Lega Tidak Cekcok dengan Rossi"
Post a Comment