Setelah pensiun dari dunia sepak bola profesional Indonesia, penyerang Timnas Indonesia era 1991-2004 tersebut mendirikan akademi sepak bola di Solo dan Sekolah Sepak Bola di Jakarta.
Tujuan hidupnya saat ini adalah berbagi ilmu kepada junior-junior agar kelak menjadi pesepakbola hebat. Namun untuk menjadi pemain kelas dunia, ada satu hal penting yang menurut Rochy perlu ditanamkan dalam setiap diri pemain sejak dini, yakni mental.
Melihat perkembangan Timnas Indonesia belakangan ini yang diasuh Luis Milla, Rochy tak bisa berkomentar banyak. Akan tetapi, satu hal yang menjadi sorotannya adalah kekuatan mental dalam meraih prestasi.|
|
"Sebenarnya pemain yang diseleksi [Milla] juga akan balik lagi ke pemain yang lama, seperti pada saat angkatan saya. Makanya balik lagi ke mental pemain sekarang sudah siap atau tidak," katanya menambahkan.
Dahulu, lanjut Rochy, kebanyakan atlet merupakan orang yang tidak mampu. Berbeda dari kondisi sekarang yang menurutnya kebanyakan atlet dari orang tua yang mampu secara ekonomi."Jadi karena zaman sekarang begitu, bukan prestasi yang didapat. Karena sekarang semua cabang terutama sepak bola itu berasal dari orang tua yang mampu kok, bukan yang tidak mampu," ucap Rochy.
Menurut Rochy, pemerintah, sponsor, atau pihak lainnya tidak salah memberikan bonus yang banyak kepada atlet masa kini. Iming-iming bonus yang besar kepada atlet berprestasi, lanjutnya, adalah bentuk apresiasi dari kerja keras dan jerih payah pada saat latihan.
|
|
Maka dari itu, Rochy berharap agar semua cabang olahraga bisa lebih selektif dalam memilih atlet di masa mendatang. "Jangan lihat orang tuanya mampu [secara ekonomi], tapi anaknya mampu [bertalenta]," ujar dia.
Ketika para awak media menanyakan mengenai sosok pesepakbola masa kini yang memiliki kemampuan sama seperti Rochy, ia langsung menjawab dengan lugas."Tidak ada, karena mereka bukan petarung. [Keinginan untuk bermain sepak bola] bukan lahir dari mereka, karena orang tua mereka yang memaksa untuk bermain bola, bukan karena mereka yang ingin bermain bola," ujarnya lagi. (bac)
Baca Kelanjutannya Eks Timnas Indonesia Keluhkan Mental Pesepakbola Sekarang : http://ift.tt/2o2SREmBagikan Berita Ini
0 Response to "Eks Timnas Indonesia Keluhkan Mental Pesepakbola Sekarang"
Post a Comment