Seperti diketahui, PT LIB belum membayarkan dana subsidi yang nilainya mencapai Rp7,5 miliar. Namun belakangan, klub kabarnya hanya akan mendapatkan Rp5 miliar.
"Kami memohon kiranya hal ini bisa segera diselesaikan oleh PT LIB. Saya rasa, semua tim sangat berharap agar bisa mendapatkan kepastian dalam waktu dekat," ujar Rocky dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (13/12) malam.Klub berjuluk Mutiara Hitam itu bukan tanpa alasan menantikan turunnya dana tersebut. Bukan saja demi mengarungi kompetisi musim depan yang tinggal dua bulan lagi, tetapi juga untuk merayakan Hari Raya Natal serta liburan akhir tahun nanti.
|
|
Sebelumnya, pembahasan mengenai dana subsidi ini sudah ada pembicaraan dalam pertemuan antara perwakilan klub dan Komite Eksekutif (Exco) PSSI, akhir November lalu. Persipura tetap menghargai adanya pertemuan itu. Tetapi, bagi Rocky, diskusi itu tetap tidak bisa menyelesaikan permasalahan keuangan klub.
"Tetapi sampai kapan kami harus menunggu kepastian pembayarannya? Sekali lagi, kami memohon semoga dalam waktu dekat bisa terbayarkan dan kami bisa selesaikan tanggung jawab kami ke pemain," ucap Rocky.
|
|
"Selain subsidi kan ada juga hak klub dari hak siar melalui TV Rating. Itu juga kami harapkan bisa segera terbayarkan, jangan sampai ini terkatung-katung," Rocky mengingatkan.
Rocky pun berharap, kejadian saat Indonesia Soccer Championship 2016 lalu tidak terulang. Di mana hak peserta tidak dibayarkan penyelenggara. (sry) Baca Kelanjutannya Demi Natal dan Liburan, Persipura Ultimatum PT LIB : http://ift.tt/2ABJq4BBagikan Berita Ini
0 Response to "Demi Natal dan Liburan, Persipura Ultimatum PT LIB"
Post a Comment