Saat ini PP Perbasi masih mengumpulkan bukti untuk bisa menjatuhkan sanksi terhadap 13 nama tersebut. Sebelumnya, Perbasi menjatuhkan sanksi kepada delapan pemain dan satu ofisial klub Siliwangi Bandung yang terbukti melakukan pengaturan skor di kompetisi musim lalu.
“Di Perbasi ada daftar 13 orang yang antre (untuk dijatuhkan sanksi). Begitu tahu benar buktinya langsung akan kami jatuhkan sanksi. Kita tunggu saja. Ini dari banyak kasus,” kata Danny kepada media di GOR Kecamatan Pasar Minggu, Rabu (22/11).“Semua sedang kami usut, tapi sebelum ada bukti saya tidak mau bilang. Kalau ada bukti enggak usah tunggu, saya akan selesaikan. Laporan ke kami banyak, tapi kan belum tentu benar, harus ada bukti,” tegasnya.
Sebagai antisipasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi musim depan, Danny sudah mendatangi beberapa klub IBL 2017 untuk memberikan arahan dan peringatan keras. Termasuk salah satunya ke Satria Muda Jakarta, Pelita Jaya Jakarta, Garuda Bandung dan Satya Wacana Salatiga.
|
|
Danny sendiri mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Kemenpora terkait kasus tersebut. Jika nantinya kasus ini berlanjut ke ranah hukum, pihak Perbasi akan menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah.
“Anak saya itu pemain. Bandar itu urusan pemerintah. Saya tidak bisa cegah orang untuk berjudi. Saya juga tidak ada urusan dengan bandar, itu urusan pemerintah dan kepolisian. Tapi pemain itu urusan saya. Jadi saya bicara hanya dari sisi pemain dan tidak mau meluas,” ucap Danny.
Danny mengaku mengetahui kasus pengaturan skor pertandingan di IBL 2017 dari seorang pemain yang mengadu kepadanya sekitar satu-dua bulan setelah kompetisi IBL 2017 selesai. Pemain yang menjadi satu dari sembilan orang yang sudah disanksi itu merasa hidupnya tidak tenang karena dihantui rasa bersalah.
“Semua yang terlibat (match fixing) tidak akan lagi saya pilih di timnas dan tidak akan lagi bisa main di IBL. Kalau ada yang terbukti saya tetap hajar dari klub manapun. Ini pertaruhan jabatan saya. Kalau mereka tidak setuju dengan cara saya, dan minta saya turun, saya akan turun,” ujar Danny.Kepala Bidang Hukum PP Perbasi George Fernando Dendeng saat ini menunggu kejujuran pemain lain yang secara jantan mau mengakui kesalahannya. Pengaturan skor ini disebut George melibatkan banyak pihak, termasuk pemain, ofisial bahkan pelatih.
“Yang saya bisa konfirmasi bandarnya itu orang Asia, itu yang nyogok,” ujar George. (har)
Baca Kelanjutannya Perbasi: 13 Nama Lain Diduga Terlibat Pengaturan Skor IBL : http://ift.tt/2zdc5Z8Bagikan Berita Ini
0 Response to "Perbasi: 13 Nama Lain Diduga Terlibat Pengaturan Skor IBL"
Post a Comment