Sevilla sukses menahan imbang Liverpool 3-3 meski sempat tertinggal tiga gol di babak pertama. Dua gol Roberto Firmino dan satu gol Sadio Mane di babak pertama mampu disamakan Sevilla lewat dua gol Wissam Ben Yedder dan Guido Pizarro di babak kedua.
Usai Pizarro mencetak gol penyeimbang di injury time babak kedua, seluruh pemain Sevilla merayakan gol dengan menghampiri pelatih Eduardo Berizzo. Usut punya usut, ternyata kondisi kesehatan Berizzo yang membuat para pemain Sevilla sangat termotivasi saat melawan Liverpool.|
|
“Karena ini sifatnya personal dan sangat rumit, saya memilih untuk menunggu hingga besok (Rabu) untuk mengumumkannya,” ujar presiden Sevilla, Jose Castro.
Usai pertandingan melawan Liverpool, gelandang Sevilla Ever Banega mengungkapkan bahwa kata-kata Berizzo saat jeda babak pertama memotivasi penampilan tim Los Rojiblancos di babak kedua.
|
|
Berizzo menggantikan posisi Jorge Sampaoli yang meninggalkan Sevilla untuk melatih timnas Argentina.
Pertandingan Sevilla melawan Liverpool mengingatkan publik dengan laga final Liga Champions 2005 antara Liverpool vs AC Milan di Istanbul, Turki. Ketika itu Liverpool menang adu penalti meski sempat tertinggal tiga gol di babak pertama. Berbeda dengan kisah 12 tahun silam, kali ini Liverpool jadi pihak pesakitan. (ptr) Baca Kelanjutannya Pelatih Kena Kanker, Sevilla Sukses 'Istanbul-kan' Liverpool : http://ift.tt/2A3aeakBagikan Berita Ini
0 Response to "Pelatih Kena Kanker, Sevilla Sukses 'Istanbul-kan' Liverpool"
Post a Comment