Timnas Islandia akhirnya sukses masuk putaran final Piala Dunia 2018. Empat tahun lalu, tim berjuluk Strakarnir Okkar gagal ke Piala Dunia 2014 setelah kalah dari Kroasia di babak playoff.
Dikutip dari situs resmi FIFA, Islandia merupakan negara dengan populasi terkecil yang mampu bermain di putaran final Piala Dunia. Timnas Islandia lolos usai menjadi juara di kualifikasi UEFA Grup I pada 9 Oktober lalu.Timnas Islandia belakangan merupakan tim Kuda Hitam di Eropa. Tahun lalu, Gylfi Sigurdsson dan kawan-kawan untuk kali pertama tampil di Piala Eropa 2016 dan melangkah hingga ke babak perempat final.
|
|
Saat ini, Islandia berada di ranking 22 dunia FIFA per 23 November 2017 setelah sempat menempati peringkat 19. Timnas Islandia berada di pot 3 unggulan pada undian Piala Dunia 2018.
|
|
Kontroversi menyelimuti sukses timnas Panama lolos ke Piala Dunia 2018. Pasalnya, pada pertandingan terakhir kualifikasi zona CONCACAF, timnas Panama menang 2-1 atas Kosta Rika lewat 'gol hantu' Gabriel Torres.
Menariknya, sejak gelaran Piala Dunia 1930 sampai edisi 1974, Panama tidak pernah sama sekali ikut kualifikasi. Sedangkan pada 1978 hingga 2014, Panama tidak pernah lolos kualifikasi.
Buat Panama, ini jadi prestasi luar biasa sepanjang sejarah sepak bola negara yang kini menempati peringkat 57 dunia itu. Sebelum lolos ke Piala Dunia 2018, prestasi terbaik timnas Panama adalah menjadi runner-up Piala Emas pada 2005 dan Piala Emas 2013. (har) Baca Kelanjutannya Mengenal Dua Tim Debutan di Piala Dunia 2018 : http://ift.tt/2nhX0UuBagikan Berita Ini
0 Response to "Mengenal Dua Tim Debutan di Piala Dunia 2018"
Post a Comment