Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan pihaknya menghormati keputusan PSSI. Namun, Gatot menganggap waktu pencopotan Indra sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 tidak depat. Meski begitu, Gatot berharap PSSI punya alasan kuat mencopot Indra.
“Harusnya kita lihat Indra Sjafri secara keseluruhan. Dia kan termasuk sukses di usia muda. Jika dianggap kurang berhasil, kita harus lihat sebab akibatnya,” ucap Gatot di Pusat Media Kemenpora, Rabu (22/11).“Kenapa itu dilakukan sekarang? PSSI kan sedang dalam sorotan, harusnya PSSI bisa cari momentum yang lebih pas,” ucap Gatot menambahkan.
|
|
“Jika kemarin konon kabarnya Timnas Indonesia U-19 kemarin beda dengan yang Indra tangani sebelumnya, itu tidak ada urusannya. Poinnya adalah harus ada alasan yang jelas dari pemberhentian dia. Karena PSSI kemarin juga sempat maju-mundur mengenai keputusan perpanjangan kontrak Indra,” ucap Gatot.
|
|
“Kalau bisa lebih baik penggantinya, itu tidak masalah. Tapi kalau tidak, pasti menimbulkan masalah lainnya. Harapan kami pada saat PSSI menyampaikan laporan tentang Liga 1 dan 2, ada update terakhir juga terkait laporan Timnas Indonesia,” ujar Gatot.
“Pemerintah tak mau lihat Liga 1 dan 2 saja, tapi sekarang kan yang jadi nilai berita tinggi itu di Timnas,” ucap Gatot. (har) Baca Kelanjutannya Kemenpora: Momen Pencopotan Indra Sjafri Tak Tepat : http://ift.tt/2iG2DXTBagikan Berita Ini
0 Response to "Kemenpora: Momen Pencopotan Indra Sjafri Tak Tepat"
Post a Comment