"Itu sama sekali tidak benar. Saya membacanya minggu ini. Saya sama sekali tidak memutuskan. Lebih dari apapun, saya tidak lebih besar dari tim," tuturnya, Jumat (1/9) seperti dikutip dari Reuters.
Alonso mengatakan bahwa saat ini ia memang tengah mengalami frustrasi kronis. Meski demikian, ia menekankan bahwa laporan tersebut sama sekali tidak benar.
Akhir pekan lalu, pebalap Spanyol itu baru saja mendapat hukuman grid 35 di Grand Prix Italia. Hukuman diberikan setelah tim memasukkan unit pengganti lain yang tidak terjadwal.
Selain itu, Alonso juga tercatat berkali-kali mengalami gagal mesin saat pertandingan.
Dalam sesi latihan bebas kedua di Monza kemarin, Alonso berada di urutan kedelapan di belakang rekan setimnya di McLaren Stoffel Vandoorne.
Ke depan, McLaren telah mempertimbangkan rencana untuk menggunakan mesin baru. Diperkirakan ia akan menggandeng Renault. Rumor juga menyebutkan kalau Honda mungkin akan memasok unit tenaga listrik ke Toro Rosso tahun depan.
"Jika Anda mendapatkan mesin yang benar, jika Anda membuat mesin pembakaran bekerja, dan semuanya membaik, maka hasilnya akan terlihat meningkat dengan cepat," katanya.
"Saya sangat senang di sini dan saya percaya di sini kita bisa memiliki sebuah paket untuk memenangkan kejuaraan .... Tapi, mari kita lihat," tandasnya. </span> (eks)
Baca Kelanjutannya Alonso Tampik Isu Keluar dari McLaren Gara-gara Mesin Honda : http://ift.tt/2vyF0JaBagikan Berita Ini
0 Response to "Alonso Tampik Isu Keluar dari McLaren Gara-gara Mesin Honda"
Post a Comment